Presenter Shafira Umm Dukung Ambon Jadi Kota Musik Dunia

News & Articles
Presenter Shafira Umm Dukung Ambon Jadi Kota Musik Dunia
DutchEnglishFrenchGermanIndonesianItalianJapaneseKoreanJavanese

AMBON - Upaya Pemerintah Kota Ambon melalui Ambon Music Office yang didukung Badan Ekonomi Kreatif (BeKRAF) untuk mengusulkan kota ini sebagai Kota Musik Dunia ke badan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) tahun 2019 ini, diapresiasi sejumlah pihak, termasuk artis dan presenter Shafira Umm. 
 
Shafira Umm, yang sempat membintangi film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku yang dirilis pada Juni 2014 ini, menilai upaya mendaftarkan Kota Ambon ke Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai sesuatu yang sangat positif.
 
Jika Kota Ambon berhasil ditetapkan sebagai Kota Musik Dunia versi UNESCO, presenter asal Indonesia yang mengawali kariernya sebagai finalis MTV VJ Hunt pada tahun 2006 ini, berharap agar dapat mendatangkan turis lebih banyak dan jadi pemasukan serta dapat membangun Kota Ambon lebih luar biasa lagi.
 
"Untuk konteks musik dunia tentu ada persyaratan dan ketentuan untuk dapat diakui sebagai Kota Musik Dunia," ujarnya, Jumat (25/1/2019).
 
Menurut Shafira, tentu menuju ke pendaftaran itu, ada banyak hal yang dilengkapi oleh Pemerintah Kota Ambon, baik itu fasilitas, kegiatan ataupun acara dengan konteks musik, serta sarana dan prasarana. 
 
Tapi dia mengingatkan, meski banyak musisi hebat yang berasal dari Ambon jangan hanya karena aspek itu saja kemudian dicanangkan menjadi Kota Musik Dunia. Karena Bandung, dan Jogja juga terkenal akan kualitas musisinya terutama di bursa musik indonesia. 
 
Dia berharap, setelah diakui oleh UNESCO nanti, akan ada dampak signifikan terhadap masyarakat Ambon terutama dibidang musik, bukan hanya sekedar sudah terdaftar tetapi malah kedepannya tidak ada yang istimewa dari Kota Ambon.
 
"Terpenting adalah konsistensi dari semua pihak, musisi, swasta, pemerintah, dan penikmat musik untuk membawa visi kota Ambon sebagai pusat musik dunia, baik dalam persiapan, penilaian, dan program berkelanjutan setelahnya. Sehingga tidak hanya sekedar mendapat pengakuan atau gelar," tandasnya.(Tiara)