Dukung Ambon Kota Musik Dunia, MMI Malang Sumbang Piringan Hitam

News & Articles
Dukung Ambon Kota Musik Dunia, MMI Malang Sumbang Piringan Hitam
DutchEnglishFrenchGermanIndonesianItalianJapaneseKoreanJavanese

Ambon, - Museum Musik Indonesia (MMI) Malang, menyerahkan 100 piringan hitam, 100 cakram padat (CD), 100 kaset dan 100 katalog musisi asal Ambon dalam mendukung upaya Ambon sebagai Kota Musik Dunia.

Direktur Ambon Music Office (AMO) Ronny Lopies, di Ambon, Rabu (2/1/2018) katakan, kumpulan data yang diserahkan pada Jumat (28/12/2018) ini, akan menjadi koleksi pada Pusat Dokumentasi Musik Nasional (PDMN) yang ada di Ambon. 

"Salah satu persyaratan menjadi Kota Musik Dunia oleh UNESCO adalah adanya Pusat Dokumentasi Musik, sehingga saat ini sedang dalam proses, dan nantinya data-data terkait musik Maluku maupun Indonesia akan tersedia di PDMN Ambon," jelasnya.

Ronny sampaikan, PDM Ambon sedang dalam tahap proses renovasi pada Gedung Autis, yang berlokasi di Desa Passo.

"PDM sendiri sudah dalam tahap renovasi, dan diharapkan pada tahun 2019 ini sudah bisa kami resmikan dan berjalan," jelasnya.

Dia katakan, selain tersedianya Pusat Dokumentasi Musik Nasional, terdapat beberapa persyaratan sektor infrastruktur yang harus dipenuhi oleh Kota Ambon.

"Selain harus tersedianya Studi Musik, dan Pusat Dokumentasi Musik, kita juga harus memiliki Konservatorium Musik, dan hal tersebut masih kami diskusikan dengan beberapa stake holder yang terkait, apakah akan menjadi Konservatorium Nasional atau Pasific. Karena pada tahun 2019 Ambon akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Musik Pasifik. Konferensi Musik Pasifik akan digelar September 2019," tandasnya.